BAB IV
PEMBAHASAN
A. CARA VALIDASI
DATA
1. Buka Avant Browser pada dekstop
Gambar 3.1 dekstop Avant Browser
2. Akses halaman ini:http://i-siska.telkom.co.id:7777/
, seperti gambar di bawah ini :
Gambar 3.2 link I-SISKA
3. Pilih Network
Management lalu pilih G. Network
Gambar 3.3 Network Management
4. Jika sudah masuk, klik
“LOGIN”. Login menggunakan user : “NIK” dan password seperti
gambar berikut :
Gambar 3.4 Login I-SISKA
5. Lalu pilih menu
“Transfer“ untuk Validasi Data, seperti
pada gambar di bawah ini :
Gambar 3.5 menu Trasnfer
6. Pada
gambar ini masukan nomor telepon pelanggan pada kolom identifer lalu
klik pada bagian atas agar data pada kolom daftar layanan keluar,
setelah daftar layanan terlihat maka klik pada tanda bagian
bawah, dan akan lanjut pada gambar berikutnya. Untuk nomor telepon pelanggan,
dapat di copy paste pada data yang sudah ada.
Gambar 3.6 pemasukan nomor identifer
7. Setelah itu,
klik tanda bagian bawah agar data sebelumnya dapat di hapus, setelah
mengklik tanda akan keluar gambar mutasi di atas yang berfugsi
untuk menghapus data. Dengan memasukan huruf “N” pada bagian Pair dan
“KSB” pada bagian alasan, lalu setelah diisi klik tanda agar data
sebelumnya terhapus dan terganti dengan data yang baru. Dan dapat dilihat pada
gambar berikut :
Gambar 3.7 penghapusan data
8. Dan
akan muncul gambar seperti di bawah ini, yang menandakan bahwa data terdahulu
sudah terhapus dengan benar, lalu klik tanda untuk memasukan data yang
baru.
Gambar 3.8 data baru
9. Kemudian,
langkah selanjutnya adalah pengisian perangkat downstream. Di isi sesuai
dengan data yang diberikan, lalu klik pada tanda agar perangkat upstream
dapat dilihat dan di save pada bagian bawah . Setelah itu, isi
perangkat khususnya pada gambar selanjutnya.
Gambar 3.9 pengisian perangkat downstream
10. Sebelum
mengisi perangkat khusus tanda harus di klik dan tulisan “sambungan” di
beri tanda terlebih dahulu agar dapat mengisi perangkat khusus. Setelah itu,
isi sesuai dengan data yang diberikan dan jangan lupa selalu di save dan
di untuk menyimpan dan melanjutkan tugas selanjutnya.
Gambar 3.10 pengisian perangkat khusus
11. Maka
hasilnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini, lalu disimpan dengan tanda
maka data yang sudah di perbaharui tersimpan semua.
Gambar 3.11 hasil Validasi Data
12. Dan
kerjakan data selanjutnya seperti lngkah-langkah di atas. Pada gambar di bawah
ini contoh data yang penulis kerjakan selama PSG.
Gambar 3.12 contoh data validasi
B. PERMASALAHAN VALIDASI DATA
Dalam
melakukan validasi data terdapat permasalahan yaitu tidak terdaftarnya nomor
identifer dikarenakan terjadinya kesalahan pada proses input data misalkan
tidak selesainya proses validasi maka nomor MI atau nomor masalah harus dipaksa
agar terdaftar, contoh gambar masalah pada validasi data, sebagai berikut :
Gambar 3.13 permasalahan data validasi
C.
PEMECAHAN MASALAH
1. Masukan
nomor MI ( nomor masalah ) pada nomor permintaan di atas, setelah nomor MI
dimasukan akan keluaar tabel di sisi bawah maka nomor belum terdaftar, maka
nomor permintaan harus di paksa, lihat gambar di bawah ini :
Gambar 3.14 pengecekan nomor permintaan
2. Gambar di bawah
ini adalah menu awal pemaksaan nomor MI, yaitu dengan masuk ke menu operasi
pada menu toolbar, lalu klik pada konsistensi dan pilih pada konsistensi
permintaan, setelah di klik konsistensi permintaan maka akan masuk ke gambar
berikutnya, sebagai berikut :
Gambar 3.15 pemilihan menu konsisten permintaan
3. Masukan nomor MI ke
nomor permintaan lalu klik tanda sebagai validasi, maka data pada
daftar permintaan akan keluar lalu beri tanda hitam pada ujung sebelah kanan
daftar permintaan agar kolom pada operasi dan status target dapat diisi, isi
kolom operasi dengan CS yaitu paksa status permintaan dan kolom status target
dengan UN yaitu “ Unrealizable “, setelah kedua kolom dibawah terisi maka klik
tanda sebagai validasi dan sekaligus menyimpan data, maka setelah itu
nomor MI di masukan kembali seperti gambar awal.
Gambar 3.16 cara pemaksaan nomor
4. Pada gambar
berikut masukan kembali nomor MI pada kolom status nomor permintaan dan tekan enter
pada kolom status keluar tulisan UN maka nomor sudah dapat di validasi
kembali dan klik tanda untuk melanjutkan validasi data tersebut,
dengan melakukan prosedur di atas. Maka permasalahan nomor MI sudah selesaidi
atasi.
Gambar 3.17 nomor berhasil di paksa
Catatan : Nomor harus dipaksa terdaftar karena nomor
tersebut mewakili pengguna/user. Dalam ilmu TI disebut Primary key.
Primary key yaitu suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi
suatu baris
dalam tabel.




















0 komentar:
Posting Komentar