Senin, 27 Oktober 2014

ANGGI SHABRINA

Posted by Unknown on 05.21 with No comments
BAB IV
PEMBAHASAN


A.      CARA VALIDASI DATA
1.    Buka Avant Browser pada dekstop

Gambar 3.1 dekstop Avant Browser 
2. Akses halaman ini:http://i-siska.telkom.co.id:7777/ , seperti gambar di bawah ini :

Gambar 3.2 link I-SISKA
3.      Pilih Network Management lalu pilih G. Network

Gambar 3.3 Network Management 
4.     Jika sudah masuk, klik “LOGIN”. Login menggunakan user : “NIK” dan password seperti gambar berikut :

Gambar 3.4 Login I-SISKA
5.      Lalu pilih menu “Transfer“ untuk Validasi Data, seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 3.5 menu Trasnfer
6.      Pada gambar ini masukan nomor telepon pelanggan pada kolom identifer lalu klik   pada bagian atas agar data pada kolom daftar layanan keluar, setelah daftar layanan terlihat maka klik pada tanda    bagian bawah, dan akan lanjut pada gambar berikutnya. Untuk nomor telepon pelanggan, dapat di copy paste pada data yang sudah ada.

Gambar 3.6 pemasukan nomor identifer
7.      Setelah itu, klik tanda  bagian bawah agar data sebelumnya dapat di hapus, setelah mengklik tanda  akan keluar gambar mutasi di atas yang berfugsi untuk menghapus data. Dengan memasukan huruf “N” pada bagian Pair dan “KSB” pada bagian alasan, lalu setelah diisi klik tanda  agar data sebelumnya terhapus dan terganti dengan data yang baru. Dan dapat dilihat pada gambar berikut :


Gambar 3.7  penghapusan data
8.      Dan akan muncul gambar seperti di bawah ini, yang menandakan bahwa data terdahulu sudah terhapus dengan benar, lalu klik tanda  untuk memasukan data yang baru.

Gambar 3.8 data baru 
9.      Kemudian, langkah selanjutnya adalah pengisian perangkat downstream. Di isi sesuai dengan data yang diberikan, lalu klik pada tanda  agar perangkat upstream dapat  dilihat dan di save pada bagian bawah . Setelah itu, isi perangkat khususnya pada gambar selanjutnya.

Gambar 3.9  pengisian perangkat downstream
10.     Sebelum mengisi perangkat khusus tanda  harus di klik dan tulisan “sambungan” di beri tanda terlebih dahulu agar dapat mengisi perangkat khusus. Setelah itu, isi sesuai dengan data yang diberikan dan jangan lupa selalu di save  dan di  untuk menyimpan dan melanjutkan tugas selanjutnya.

Gambar 3.10 pengisian perangkat khusus
11.    Maka hasilnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini, lalu disimpan dengan tanda  maka data yang sudah di perbaharui tersimpan semua.

Gambar 3.11 hasil Validasi  Data  
12.     Dan kerjakan data selanjutnya seperti lngkah-langkah di atas. Pada gambar di bawah ini contoh data yang penulis kerjakan selama PSG.

Gambar 3.12 contoh data validasi
B.     PERMASALAHAN VALIDASI DATA
  Dalam melakukan validasi data terdapat permasalahan yaitu tidak terdaftarnya nomor identifer dikarenakan terjadinya kesalahan pada proses input data misalkan tidak selesainya proses validasi maka nomor MI atau nomor masalah harus dipaksa agar terdaftar, contoh gambar masalah pada validasi data, sebagai berikut :

Gambar 3.13 permasalahan data validasi


C.           PEMECAHAN MASALAH
      1. Masukan nomor MI ( nomor masalah ) pada nomor permintaan di atas, setelah nomor MI dimasukan akan keluaar tabel di sisi bawah maka nomor belum terdaftar, maka nomor permintaan harus di paksa, lihat gambar di bawah ini :

Gambar 3.14 pengecekan nomor permintaan  
2.      Gambar di bawah ini adalah menu awal pemaksaan nomor MI, yaitu dengan masuk ke menu operasi pada menu toolbar, lalu klik pada konsistensi dan pilih pada konsistensi permintaan, setelah di klik konsistensi permintaan maka akan masuk ke gambar berikutnya, sebagai berikut :

Gambar 3.15 pemilihan menu konsisten  permintaan

3.      Masukan nomor MI ke nomor permintaan lalu klik  tanda  sebagai validasi, maka data pada daftar permintaan akan keluar lalu beri tanda hitam pada ujung sebelah kanan daftar permintaan agar kolom pada operasi dan status target dapat diisi, isi kolom operasi dengan CS yaitu paksa status permintaan dan kolom status target dengan UN yaitu “ Unrealizable “, setelah kedua kolom dibawah terisi maka klik tanda  sebagai validasi dan sekaligus menyimpan data, maka setelah itu nomor MI di masukan kembali seperti gambar awal.

Gambar 3.16 cara pemaksaan nomor
4.      Pada gambar berikut masukan kembali nomor MI pada kolom status nomor permintaan dan tekan enter  pada kolom status keluar tulisan UN maka nomor sudah dapat di validasi kembali dan klik tanda  untuk melanjutkan validasi data tersebut, dengan melakukan prosedur di atas. Maka permasalahan nomor MI sudah selesaidi atasi.

Gambar 3.17 nomor berhasil di paksa

Catatan : Nomor harus dipaksa terdaftar karena nomor tersebut mewakili pengguna/user. Dalam ilmu TI disebut Primary key. Primary key yaitu suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu baris dalam tabel.

0 komentar:

Posting Komentar