Sabtu, 25 Oktober 2014

RISDA ERLINA SARI

Posted by Unknown on 20.54 with No comments


BAB II

LANDASAN TEORI


A.       Pengertian SIPKD


Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) juga merupakansalah satu manifestasi aksi nyata fasilitasi Kementerian Dalam Negeri terhadappemerintah daerah dalam bidang pengelolaan keuangan daerah, berkaitan denganpenguatan persamaan persepsi dalam interpretasi dan implementasi berbagaiperaturan perundang-perundangan dalam bentuk sistem dan prosedur pengelolaankeuangan daerah.
Adapun komponen-komponen dari Sistem Informasi Pengelolaan
Keuangan Daerah (SIPKD) adalah:

1.      Hardware (Perangkat Keras)

                            
Menurut Kusnadi at al. (2008:4) hardware adalah komponen yang berada pada tingkatan paling bawah dari sistem komputer yang merupakan komponen sistem komputer yang berwujud fisik. Namun dalam penelitian ini dari hardwarenya dilihat dari manfaat jaringannya terhadap Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) tersebut. Menurut Melwin Syafriza manfaat jaringan, yaitu:
a.         Resource Sharing, yaitu agar seluruh program, peralatan, khususnya data.Bisa digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruholeh lokasi pemakai.

b.         High Reliability (keandalan tinggi), yaitu diperoleh karena tersedianya sumber daya alternatif.

2.     Software (Perangkat Lunak)


                        Software adalah suatu perangkat yang berisi serangkaian instruksi, program, prosedur, pengendali, pendukung dan aktivitas-aktivitas pengolahan perintah pada sistem komputer. Dimana hardware komputer akan hidup dan memiliki fungsi jika digunakan bersama-sama dengan softwarenya.
Sistem informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) yang merupakan Modul Core System merupakan modul inti dari SIPKD, terdiri dari modul perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi dalam sebuah sistem, baik dalam lingkungan operasi online maupun offline.

3.     Brainware (Pengguna)


Brainware merupakan suatu integraldari suatu sistem komputer. Sistem komputer tidak akan bermanfaat jika tidak adapengguna yang berkepentingan menggunakannya. Sejarah perkembangankomputer menunjukkan bahwa usaha pengembangan komputer, baik perangkat keras dan perangkat lunaknya diarahkan pada usaha mempermudah pengguna dalam menggunakan komputer.
Pada Sistem informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) semuapegawai yang mengoperasikannya rata-rata memang sudah menguasai komputer, sehingga tidak terlalu sulit juga pada saat Sistem informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) tersebut di terapkan.Semua pegawai bagian keuangan rata-rata sudah cukup menguasai dalam pengoperasiannya.

4.     Data


Data adalah kenyataan yang menggambarkansuatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata dengan siklus pengolahan input,proses, output dan distribution. Dimana kejadian-kejadian adalah sesuatu yangterjadi pada saat tertentu. Dan data merupakan bentuk yang masih mentah yangbelum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Data yang mengalir pada Sistem informasi Pengelolaan Keuangan Daerah(SIPKD) adalah Data Keuangan, Anggaran keuangan, Surat Permohonan Pengajuan (SPP), Buku Kas Umum (BKU), Bukti Pengeluaran Kas (BPK), Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan Surat Perintah Membayar (SPM).

5.     Prosedur


        Prosedur adalah sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan keluaran yang dikehendaki. Penggambaran prosedur dalam penelitian ini menggunakan Flowmap, Konteks Diagram dan DFD (Data Flow Diagram).

B.       Pengertian Kualitas Software


1.         Persyaratan perangkat lunak adalah dasar di mana kualitas diukur. Kurangnya penyesuaian ke persyaratan berarti kurangnya kualitas.
2.         Standar yang dispesifikasi menentukan serangkaian kriteria pengembangan yang menuntun di mana software direkayasa.
3.         Ada serangkaian persyaratan implisit yang sering tidak dicantumkan bila software menyesuaikan dengan persyaratan eksplisit, tetapi gagal memenuhi persyaratan implisist, maka kualitas perangkat lunak patut dicurigai.
Jadi kualitas software adalah gabungan yang kompleks dari berbagai faktor yang akan bervariasi pada aplikasi dan pelanggan yang membutuhkannya.

1.     Faktor yang mempengaruhi Kualitas

a.       Operasi produk (menggunakannya)
b.      Revisi produk (mengubahnya )
c.       Transisi produk memodifikasinya untuk bekerja dalam lingkungan yang berbeda)

2.     Faktor yang mempengaruhi Kualitas Software

             dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok :
a.    Faktor yang dapat secara langsung diukur
a.    Faktor yang hanya dapat diukur secara tidak langsung
Menurut McCall terdapat 3 aspek penting dalam suatu produk Software yaitu :
1.        Karakteristik operasional.
2.         Kemampuan untuk mengalami perubahan ketika Software sudah berjalan .
3.         Kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Dalam faktor kualitas yaitu Functionality, Usability, Reliability, Performance, dan Supportability dengan penjelasan sebagai berikut :
1.         Functionality dinilai melalui evaluasi bentuk himpunan dan kemampuan program, generalitas fungsi-fungsi yang disampaikan, dan keamanan keseluruhan sistem.
2.         Usability dinilai dengan mempertimbangkan faktor manusia dari keseluruhan estetika, konsistensi, dan dokumentasi.
3.         Reliability dievaluasi melalui pengukuran frekuensi dan besarnya kegagalan, akurasi hasil output, Mean Time Between Failur (MTBF), kemampuan untuk pulih dari kegagalan, dan predik-tabilitas program.

0 komentar:

Posting Komentar