BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian SIPKD
Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan
Daerah (SIPKD) juga merupakansalah satu manifestasi aksi nyata fasilitasi
Kementerian Dalam Negeri terhadappemerintah daerah dalam bidang pengelolaan
keuangan daerah, berkaitan denganpenguatan persamaan persepsi dalam
interpretasi dan implementasi berbagaiperaturan perundang-perundangan dalam bentuk
sistem dan prosedur pengelolaankeuangan daerah.
Adapun komponen-komponen dari Sistem
Informasi Pengelolaan
Keuangan Daerah (SIPKD) adalah:
1. Hardware (Perangkat Keras)
Menurut Kusnadi at al. (2008:4) hardware
adalah komponen yang berada pada tingkatan paling bawah dari sistem
komputer yang merupakan komponen sistem komputer yang berwujud fisik. Namun
dalam penelitian ini dari hardwarenya dilihat dari manfaat jaringannya
terhadap Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) tersebut. Menurut
Melwin Syafriza manfaat jaringan, yaitu:
a.
Resource Sharing, yaitu agar seluruh program, peralatan, khususnya data.Bisa digunakan
oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruholeh lokasi pemakai.
b.
High Reliability (keandalan tinggi), yaitu diperoleh karena tersedianya sumber daya
alternatif.
2. Software (Perangkat Lunak)
Software adalah suatu perangkat yang berisi
serangkaian instruksi, program, prosedur, pengendali, pendukung dan
aktivitas-aktivitas pengolahan perintah pada sistem komputer. Dimana hardware
komputer akan hidup dan memiliki fungsi jika digunakan bersama-sama dengan softwarenya.
Sistem informasi Pengelolaan Keuangan
Daerah (SIPKD) yang merupakan Modul Core System merupakan modul inti
dari SIPKD, terdiri dari modul perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan
penatausahaan serta pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang
terintegrasi dalam sebuah sistem, baik dalam lingkungan operasi online maupun offline.
3. Brainware (Pengguna)
Brainware merupakan suatu integraldari suatu sistem
komputer. Sistem komputer tidak akan bermanfaat jika tidak adapengguna yang
berkepentingan menggunakannya. Sejarah perkembangankomputer menunjukkan bahwa
usaha pengembangan komputer, baik perangkat keras dan perangkat lunaknya
diarahkan pada usaha mempermudah pengguna dalam menggunakan komputer.
Pada Sistem informasi Pengelolaan Keuangan
Daerah (SIPKD) semuapegawai yang mengoperasikannya rata-rata memang sudah
menguasai komputer, sehingga tidak terlalu sulit juga pada saat Sistem
informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) tersebut di terapkan.Semua pegawai bagian keuangan rata-rata
sudah cukup menguasai dalam pengoperasiannya.
4. Data
Data adalah kenyataan yang menggambarkansuatu
kejadian-kejadian dan kesatuan nyata dengan siklus pengolahan input,proses,
output dan distribution. Dimana kejadian-kejadian adalah sesuatu
yangterjadi pada saat tertentu. Dan data merupakan bentuk yang masih mentah
yangbelum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Data yang mengalir pada Sistem informasi
Pengelolaan Keuangan Daerah(SIPKD) adalah Data Keuangan, Anggaran keuangan,
Surat Permohonan Pengajuan (SPP), Buku Kas Umum (BKU), Bukti Pengeluaran Kas
(BPK), Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan Surat Perintah Membayar (SPM).
5. Prosedur
Prosedur adalah sekumpulan aturan yang
dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan keluaran yang dikehendaki.
Penggambaran prosedur dalam penelitian ini menggunakan Flowmap, Konteks Diagram
dan DFD (Data Flow Diagram).
B. Pengertian Kualitas Software
1.
Persyaratan
perangkat lunak adalah dasar
di mana kualitas diukur. Kurangnya penyesuaian ke persyaratan berarti kurangnya
kualitas.
2.
Standar yang
dispesifikasi menentukan
serangkaian kriteria pengembangan yang menuntun di mana software direkayasa.
3.
Ada
serangkaian persyaratan implisit yang sering tidak dicantumkan bila
software menyesuaikan dengan persyaratan eksplisit, tetapi gagal memenuhi
persyaratan implisist, maka kualitas perangkat lunak patut dicurigai.
Jadi kualitas software adalah gabungan yang
kompleks dari berbagai faktor yang akan bervariasi pada aplikasi dan pelanggan
yang membutuhkannya.
1. Faktor yang mempengaruhi Kualitas
a.
Operasi
produk (menggunakannya)
b.
Revisi
produk (mengubahnya )
c.
Transisi
produk memodifikasinya untuk bekerja dalam lingkungan yang berbeda)
2. Faktor yang mempengaruhi Kualitas Software
dapat dikategorikan ke dalam dua
kelompok :
a.
Faktor yang
dapat secara langsung diukur
a.
Faktor yang
hanya dapat diukur secara tidak langsung
Menurut McCall terdapat 3 aspek penting dalam
suatu produk Software yaitu :
1.
Karakteristik
operasional.
2.
Kemampuan untuk mengalami perubahan ketika
Software sudah berjalan .
3.
Kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan
yang baru.
Dalam faktor kualitas yaitu Functionality, Usability, Reliability,
Performance, dan Supportability dengan
penjelasan sebagai berikut :
1.
Functionality
dinilai melalui evaluasi bentuk
himpunan dan kemampuan program, generalitas fungsi-fungsi yang disampaikan, dan
keamanan keseluruhan sistem.
2.
Usability dinilai dengan mempertimbangkan faktor
manusia dari keseluruhan estetika, konsistensi, dan dokumentasi.
3.
Reliability dievaluasi melalui pengukuran frekuensi dan
besarnya kegagalan, akurasi hasil output, Mean Time Between Failur (MTBF),
kemampuan untuk pulih dari kegagalan, dan predik-tabilitas program.


0 komentar:
Posting Komentar