BAB III
HASIL PRAKTEK KERJA
A.
Gambaran umum Kantor Disnakertans
Provinsi Kal-Sel
1.
Visi dan Misi
a.
Visi
1. Terwujudnya Tenaga Kerja Produktif dan Kesejahteraan Sosial Masyarakat.
2. Perluasan Kesempatan kerja dan peningkatan penempatan Tenaga Kerja serta penguatan informasi pasar Kerja dan bursa kerja.
3. Peningkatan pembinaan hubungan Industrial serta perlindungan Sosial Tenaga Kerja dan masyarakat Transmigrasi .
4. Peningkatan Pengawasan Ketenaga Kerjaan.
Visi yang nyata adalah ''Terwujudnya Tenaga Kerja dan Masyarakat Transmigrasi Yang Produktif , Berdaya saing , Mandiri dan Sejahtera''.
b. Misi
1. Pembinaan Kompetensi, perluasan dan penempatan tenaga kerja.
2. Pembinaan Hubungan Industrial, perlindungan dan pengawasan ketenaga kerjaan serta kesejahteraan pekerja .
3. Pembangunan kawasan transmigrasi untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
4. Memberdayakan transmigrasi dan penduduk sekitarnya menuju masyarakat mandiri dalam rangka menunjang pembangunan daerah.
1. Terwujudnya Tenaga Kerja Produktif dan Kesejahteraan Sosial Masyarakat.
2. Perluasan Kesempatan kerja dan peningkatan penempatan Tenaga Kerja serta penguatan informasi pasar Kerja dan bursa kerja.
3. Peningkatan pembinaan hubungan Industrial serta perlindungan Sosial Tenaga Kerja dan masyarakat Transmigrasi .
4. Peningkatan Pengawasan Ketenaga Kerjaan.
Visi yang nyata adalah ''Terwujudnya Tenaga Kerja dan Masyarakat Transmigrasi Yang Produktif , Berdaya saing , Mandiri dan Sejahtera''.
b. Misi
1. Pembinaan Kompetensi, perluasan dan penempatan tenaga kerja.
2. Pembinaan Hubungan Industrial, perlindungan dan pengawasan ketenaga kerjaan serta kesejahteraan pekerja .
3. Pembangunan kawasan transmigrasi untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
4. Memberdayakan transmigrasi dan penduduk sekitarnya menuju masyarakat mandiri dalam rangka menunjang pembangunan daerah.
c. Rumusan Tujuan dan Sasaran dan Program
1. Program Penempatan dan Perluasan dan Kesempatan Kerja
2. Program Pengembangan Hubungan Industrial dan Peningkatan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
3. Program Perlindungan Tenaga Kerja dan Pengembangan Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan.
4. Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan produktivitas.
5. Program Pengembangan Kawasan Transmigrasi.
6. Program Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi.
2. Logo Disnakertrans
Gambar 3.1 Logo Disnakertrans Provinsi KalSel
Gambar
3.2 Struktur Organisasi Disnakertrans
Selama menjalankan Prakerin atau PSG di Dinas Tenaga Kerja
Dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan banyak pengetahuan dan pengalaman
yang dimulai dilaksanakan pada tanggal 02 Juli- 26 September
2014 di ruang Sub Keuangan.
Kegiatan selama PSG dari hari Senin - Jumat.Pada hari
senin – kamis berangkat dari rumah jam 07.00 dan sesampai di kantor melakukan aktivitas yaitu
mengikuti apel pagi dan hari jumat melakukan aktivitas
senam.
Saya tertarik untuk mempelajari lebih banyak tentang aplikasi SIPKD, selama dikantor melakukan kegiatan
meng-input data keuangan , mencek data SPJ GU , input database.
C.
Prosedur Kerja
a.
Sebelum membuka
aplikasi SIPKD, masuk ke Network connect
Gambar 3.3aplikasi Network Connect
b.
Setelah itu muncul seperti pada gambar
dibawah ini :
Gambar 3.4 Sign in ke Network Connect
c.
Melakukan pengisian username dan password, Setelah sambungan selesai, jendela otomatis akan
meminimalkan dan ikon Network Connect akan lagi berada di area notifikasi desktop.
meminimalkan dan ikon Network Connect akan lagi berada di area notifikasi desktop.
Gambar 3.5 Mengisi username dan password
Gambar 3.6 ikon muncul di desktop
e.
Masuk ke aplikasi connect ke INTERNET
EXPLORER
f.
Tampilan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD)
Tampilan dibawah ini adalah tampilan awal software SIPKD dimana terdiri dari beberapa
modul yang akan dikerjakan oleh user sesuai dengan tugasnya.
Tampilan dibawah ini adalah tampilan awal software SIPKD dimana terdiri dari beberapa
modul yang akan dikerjakan oleh user sesuai dengan tugasnya.
Gambar 3.8 Tampilan Menu Utama
g.
Menu Utama Aplikasi Penganggaran dan Pendapatan
Gambar 3.9 Penganggaran dan Pendapatan
h.
Tampilan Log
On
Tampilan software dibawah ini adalah menu log On di mana user harus memasukan user id dan
password untuk bisa menjalankan proses pengangaran.
Gambar 3.10 Tampilan Log On
i.
Menu Untuk membuat SPD Belanja tidak langsung
Gambar 3.11 Jurnal Pendatapatan
j.
Form Isi/Edit SPD
Untuk melakukan pengaturan atas ‘SPD’ yang ditangani oleh unit
organisasi bersangkutan, dilakukan dengan memilih submenu ‘pengajuan’ didalam
menu ‘SPD’, sehingga akan muncul tampilan berikut:
Gambar 3.12 melakukan Isi/Edit SPD
k.
Tambahan SPD
Gambar 3.13 mengedit angka dalam SPD
l.
Untuk melihat rincian
SPD dengan cara menklik pada salah satu no SPD yang ingin dilihat rinciannya
Gambar 3.14Rincian SPD Belanja Tidak Langsung
m.
Untuk mengedit nilai
dari masing-masing rekening dengan cara mengklik edit dan masukkan nilai
yang diinginkan. Jika ingin menambah Untuk menambah SPD dari unit organisasi tersebut
dapat dilakukan dengan cara menekan tombol tambah maka akan tampil Form tambah rincian
SPD Belanja Tidak angsung ,Kemudian setelah terisi, diakhiri dengan menekan tombol simpan :
yang diinginkan. Jika ingin menambah Untuk menambah SPD dari unit organisasi tersebut
dapat dilakukan dengan cara menekan tombol tambah maka akan tampil Form tambah rincian
SPD Belanja Tidak angsung ,Kemudian setelah terisi, diakhiri dengan menekan tombol simpan :
sebagai berikut:
Gambar 3.15Form Tambah Rincian SPD Belanja Tidak Langsung
2.
Flowchart
Aplikasi SIPKD
Gambar 3.16 Flowchart Aplikasi SIPKD
Permasalahanyang
di hadapioleh pegawaisetelah
implementasi kualitasSoftware Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah
(SIPKD) diterapkan adalah masih seringterjadi salah penginputan data yang berakibat eror padasistem, sehingga pekerjaanmenjadi terganggu, dan lambatnya proses perekaman data baru.
1.
Sebaiknya memanfaatkan Sistem Informasi Pengelola Keuangan Daerah
(SIPKD) secara maksimal
dalam pengelolaan keuangan daerah.
dalam pengelolaan keuangan daerah.
2.
Dengan menggunakan SIPKD
diharapkan akan memberikan kemudahan tersendiri bagi berbagai
pihak, baik itu pegawai.
3. Agar mampu membuat laporan yang telah ditetapkan.
pihak, baik itu pegawai.
3. Agar mampu membuat laporan yang telah ditetapkan.


















0 komentar:
Posting Komentar