Sabtu, 25 Oktober 2014

ANGGI SHABRINA

Posted by Unknown on 23.37 with No comments


BAB V
PENUTUP

       Demikian hasil pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG ) yang telah penulis laksanakan dengan waktu kurang lebih tiga bulan di STO Banjarmasin Centrum. Program Pendidikan Sistem Ganda ini merupakan pengalaman yang sangat bermanfaat. Hasil pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda ini dibuat dalam bentuk laporan berdasarkan pada pengalaman, praktek dan data-data yang dikumpulkan selama Pendidikan Sistem Ganda berlangsung. Penulis sadar bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan, terutama yang disebabakan karena keterbatasan pengetahuan yang penulis miliki. Semoga laporan ini dapat menjadi ilmu baru bagi pembaca dan semoga laporan ini dapat menjadi referensi bagi pembaca untuk menjadi contoh laporan calon PSG nanti. Mudah-mudahan dapat mempermudah pelaksanaan PSG bagi seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).
       Dan penulis juga memberi kesimpulan dalam mengikuti Pendidikan Sistem Ganda ini ( PSG ) dan memberikan saran untuk sekolah maupun tempat PSG, sebaga berikut :
A.                     KESIMPULAN
       Setelah melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG ) di STO Banjarmasin Centrum,penulis menarik beberapa kesimpulan yaitu :
1.        I-SISKA  ( Sistem Informasi Kastamer ) merupakan sebuah aplikasi internal PT. Telkom, Tbk. Yang mengelola data-data pelanggan dan memudahkan pekerja untuk mengetahui tentang data-data jaringan pelanggan,
2.        Penanganan gangguan yang terjadi pada pelanggan harus dilakukan secepat mungkin untuk memenuhi kepuasan pelanggan,
3.        Menjadikan penulis lebih siap menghadapi situasi dan kondisi lingkungan kerja secara nyata di lapangan dan  belajar untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh pembimbing lapangan,
4.        Pendidkan Sistem Ganda ( PSG ) memberikan bekal kepada siswa dan siswi untuk siap bersaing di dunia kerja dan,
5.        Pendidkan Sistem Ganda ( PSG ) juga dapat menambah keterampilan siswa dan siswi dalam setiap praktek teori-teori yang di dapat langsung pada objeknya.

B.                     SARAN
Berdasarkan dengan pengalaman selama penulis melaksanakan PSG, penulis mencoba untuk memberikan saran demi kelancaran program PSG selanjutnya.
1.        Saran bagi tempat PSG
a.    Lebih memperhatikan peserta PSG yang sedang melaksanakan PSG saat melakukan tugasnya dan apabila peserta PSG tidak ada kesibukan maka pembimbing dapat memberikan tugas yang bisa dikerjakan oleh peserta PSG,
b.    Perlu adanya evaluasi secara rutin antara siswi dengan pembimbing, untuk mengetahui sampai sejauh mana siswi menguasai materi maupun praktek yang diajarkan.
c.    Hendaknya peserta PSG diperhatikan pekerjaanya dan absennya secara berkala. Dan tegur apabila masalah absensi sudah terlewat batas.
d.   Jalinlah solidaritas antar sesama.
2.        Saran bagi sekolah
a.    Pembimbing sebaiknya melakukan kontak secara berkala dan rutin kepada siswi yang mengikuti PSG sehingga mempermudah siswi melakukan konsultasi kepada pihak sekolah,
b.    PSG harus di programkan dan terncana dengan baik agar berjalan dengan lancar dan  siswi PSG tidak bingung dan tidak ada keluhan,
c.    Pihak yang bertanggung jawab terhadap program PSG, seharusnya menyampaikan kepada siswi bahwa yang berkaitan dengan masalah pribadi dan berhubungan dengan kegiatan PSG sebaiknya menggunakan kata-kata yang sopan agar siswi PSG tidak merasa direndahkan. Walaupun itu untuk kebaikan bersama.
d.   Jangan terlalu banyak sosial media untuk kegiatan PSG, karena tidak semuanya memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendokumentasikan kegiatan PSG.

0 komentar:

Posting Komentar